Keris Panji Anom Hamengkubuwono Keris Panji Anom dipercaya memiliki tuah kewibawaan kepemimpinan, memudahkan seseorang mendapatkan kedudukan, serta membangun kepercayaan dari orang-orang yang berada di bawah tanggung jawabnya. Namun, kewibawaan dalam pusaka ini bukanlah tentang membuat orang takut atau tunduk, melainkan daya untuk menjadi seseorang yang mampu dipercaya, menjadi sandaran, dan mengajak orang lain berjalan bersama…. selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Jalak Sumelang Gandring Sepuh Keris Jalak Sumelang Gandring merupakan pusaka yang memiliki filosofi tentang ikhtiar, kekhawatiran, dan kecintaan manusia kepada Tuhan. Nama Gandring pada pusaka ini memang mengingatkan kita pada kisah Mpu Gandring, tetapi Jalak Sumelang Gandring memiliki pemaknaan yang berbeda dan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Secara maknawi, Jalak menggambarkan manusia yang terus… selengkapnya
Rp 5.000.000Keris Pusaka Brojol Sepuh Nama Brojol berasal dari fenomena kelahiran, ketika seorang bayi lahir ke dunia. Karena itu, secara maknawi Brojol sangat dekat dengan gagasan tentang awal kehidupan, kelahiran, dan terbukanya sebuah jalan. Bagi orang Jawa, kelahiran bukan sekadar peristiwa biologis, tetapi sebuah peristiwa sakral. Ia memiliki tanda, waktu, dan makna yang layak untuk diingat…. selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Pamor Melati Tumpuk Sepuh Pengasihan bukan tentang membuat seseorang terpikat. Pengasihan adalah tentang bagaimana menghadirkan keharuman diri sehingga keberadaan kita dapat diterima, dihormati, dan memberikan pengaruh yang baik bagi lingkungan. Pemahaman tentang daya pengasihan sering kali berada pada wilayah yang salah dipahami. Sebagian masyarakat menganggapnya sebagai jalan pintas untuk membuat orang lain menyukai atau… selengkapnya
Rp 5.123.000Keris Tresno Gati Pudhak Sategal Sepuh Keris ini menampilkan dhapur Tresno Gati dengan ricikan Pudhak Sategal, sebuah perpaduan bentuk dan makna yang menekankan laku kepemimpinan berbasis keseimbangan rasa. Dalam tutur sepuh, dapur ini dikaitkan dengan karya Mpu Citranala di Sumenep pada era Madura sepuh—masa ketika keris tidak hanya ditempa sebagai bilah, tetapi juga sebagai ajaran… selengkapnya
Rp 8.000.000Keris Putut Sajen Sepuh Keris Putut Sajen Pamor Nyanak Pajajaran – Pusaka Perlindungan, Kemakmuran, dan Laku Spiritual Keris Putut Sajen Pamor Nyanak merupakan salah satu pusaka yang sarat dengan nilai spiritual dan filosofi kehidupan dalam tradisi Jawa. Perpaduan antara dhapur, pamor, dan tangguhnya menghadirkan makna yang tidak hanya mendalam, tetapi juga menyatu dengan laku budaya… selengkapnya
Rp 2.850.000Keris Jangkung Sepuh Keris ini menggunakan dhapur Jangkung, sebuah dhapur yang dalam tradisi pakerisan dikenal memiliki tuah yang berkaitan dengan kemujaraban doa. Dalam makna filosofinya, Jangkung melambangkan hubungan yang selaras antara ikhtiar lahir dan laku batin, di mana setiap harapan yang dipanjatkan memiliki kekuatan untuk lebih mudah terwujud. Dhapur ini mengajarkan bahwa doa bukan sekadar… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Dhapur Panji Pengantin Keris ini menggunakan dhapur Panji Pengantin, sebuah dhapur yang memiliki latar tradisi yang sarat makna. Pada masa lampau, keris dengan dhapur ini digunakan sebagai kancing gelung, menjadi simbol kehadiran mempelai pria dalam prosesi pernikahan. Makna tersebut menjadikan Panji Pengantin erat kaitannya dengan tuah keharmonisan, kasih sayang, serta ikatan batin dalam sebuah… selengkapnya
Rp 11.000.000Keris Omyang Jimbe Sepuh Keris Omyang Jimbe Sepuh dengan bentuk bilah lurus yang sederhana namun sarat makna filosofi. Dalam tradisi pakerisan, dhapur ini dikenal memiliki tuah sebagai tindih, yaitu kemampuan untuk meredam atau menenangkan energi yang panas, baik dalam diri pemilik maupun dalam lingkungan sekitarnya. Selain itu, dhapur Bethok Omyang Jimbe juga sering dikaitkan dengan tuah… selengkapnya
Rp 4.500.000Keris Pamor Junjung Derajat Sepuh Keris Pamor Junjung Derajat Sepuh ini menampilkan pamor Junjung Derajat, sebuah pamor yang sejak dahulu dipercaya memiliki makna filosofi tentang peningkatan martabat dan kemuliaan hidup. Dalam tradisi pakerisan, pamor ini sering dikaitkan dengan tuah untuk membantu pemiliknya dalam meraih kenaikan pangkat, peningkatan derajat hidup, serta membuka peluang menuju kedudukan yang… selengkapnya
Rp 5.500.000