Keris Tresno Gati Pudhak Sategal Sepuh
Rp 8.000.000| Kode | MPOND |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris Pusaka Kuno, Keris Pusaka Lurus |
Nama Dhapur : Tresno Gati Pudhak Sategal
Jenis Pamor : Wengkon Isen
Bentuk Bilah : Lurus
Tangguh : Madura Sepuh
Warangka : Gayaman Surakarta
Keris Tresno Gati Pudhak Sategal Sepuh
Keris Tresno Gati Pudhak Sategal Sepuh
Keris ini menampilkan dhapur Tresno Gati dengan ricikan Pudhak Sategal, sebuah perpaduan bentuk dan makna yang menekankan laku kepemimpinan berbasis keseimbangan rasa. Dalam tutur sepuh, dapur ini dikaitkan dengan karya Mpu Citranala di Sumenep pada era Madura sepuh—masa ketika keris tidak hanya ditempa sebagai bilah, tetapi juga sebagai ajaran hidup.
Dhapur Tresno Gati membawa tuah pemimpin yang mengayomi dan dicintai. Kewibawaan yang lahir bukan dari tekanan, melainkan dari keteduhan sikap, kejernihan berpikir, dan kemampuan merangkul. Ia membentuk pribadi yang dihormati karena kebijaksanaan, bukan karena kekuasaan.
Kehalusan makna tersebut dipertegas oleh ricikan Pudhak Sategal yang terletak di bagian sor-soran. Bentuknya menyerupai daun pandan yang meruncing halus, seolah tumbuh alami dari bilah. Pudhak Sategal melambangkan ketajaman rasa, kehalusan budi, dan kecermatan dalam bertindak. Ia adalah simbol bahwa setiap langkah tidak hanya didasarkan pada logika, tetapi juga pada kepekaan batin.
Pada bagian pamor, keris ini dihiasi Wengkon Isen—pola yang membingkai tepi bilah dengan isian pamor di bagian tengah. Secara filosofi, ia mencerminkan batas yang terjaga antara diri dan pengaruh luar.
Secara tuah, Wengkon Isen dipercaya sebagai:
- Pagar gaib, yang menjaga harta, martabat, dan kehidupan pemilik
- Tolak bala, yang membentengi dari energi negatif dan niat buruk
Pamor ini menghadirkan perlindungan yang tidak tampak, namun terasa dalam laku kehidupan sehari-hari.
Dengan tangguh Madura Sepuh, bilah ini membawa karakter tua yang matang—tenang, dalam, dan berisi. Energinya tidak meledak, tetapi mengendap dan stabil, mencerminkan kemapanan batin.
Dipadukan dengan Warangka Gayaman Surakarta, tampilannya menjadi sederhana namun berwibawa. Gayaman adalah simbol ketenangan dan keselarasan—tidak berlebihan, tetapi penuh makna.
- Perpaduan seluruh elemen ini menghadirkan satu kesatuan yang utuh:
- Tresno Gati membentuk hati yang mengayomi
- Pudhak Sategal menajamkan rasa dalam bertindak
- Wengkon Isen menjaga dari gangguan yang tak kasat mata
- Madura Sepuh mematangkan batin
- dan Gayaman meneguhkan sikap yang sederhana namun berisi
Sebuah pusaka yang tidak hanya indah secara lahir, tetapi juga menjadi tuntunan—
bahwa kekuatan sejati terletak pada kemampuan melindungi, menjaga, dan mengasihi dalam satu keseimbangan laku.
Kekuatan doa yang menjelma menjadi tuah keris pusaka telah menyatu di dalam satu bilah pusaka ini. Ketika kita menjaga keris dengan kepenuhan, dihormati dengan ketulusan, dan diamini dengan penuh kerendahan hati, maka kami meyakini tuah keris akan bekerja dengan semestinya.
Keterangan
- Nama Dhapur : Tresno Gati Pudhak Sategal
- Jenis Pamor : Wengkon Isen
- Bentuk Bilah : Lurus
- Tangguh : Madura Sepuh
- Warangka : Gayaman Surakarta
Foto Keris Tresno Gati
Hubungi Kami Untuk Konsultasi & Menanyakan Ketersediaan Pusaka
Salam Budaya
Klik Untuk Melihat Koleksi Kami Lainya
Tags: Budaya, Kerajaan Keris, Keris keselamatan, Keris kuno, keris madura sepuh, keris pemimpin, Keris perlindungan, keris pudhak sategal sepuh, Keris sepuh, keris tresno gati, Keris Tresno Gati Pudhak Sategal Sepuh, Keris yudho gati, Pusaka, Sejarah
Keris Tresno Gati Pudhak Sategal Sepuh
| Berat | 800 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 253 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
Keris Pamor Rojo Gundolo Keris Pamor Rojo Gundolo dipercaya memiliki tuah yang berbeda dari keris lainya. Pamor ini di katakan sebagai dewa pamor karena memiliki keistimewaanya sendiri, konon tuah dari pamor ini multifungsi yang artinya mengikuti segala kemauan dari pemiliknya. Kepercayaan secara turun-temurun juga mengatakan bahwa motif dari pamor ini menggambarkan sang mbahu rekso atau… selengkapnya
Rp 8.888.000Keris Pamor Tambal Keris Pamor Tambal termasuk cukup langka dan bernilai tinggi karena tingkat kesulitan dalam pembuatannya cukup tinggi dan hanya Empu Keris berpengalaman saja yang bisa membuatnya. Pamor Tambal tergolong dalam jenis pamor rekan. Pamor rekan sendiri adalah pamor yang pola gam-barannya direncanakan lebih dahulu oleh empu pem-buatnya. Biasanya, perencanaan pola pamor ini her-dasarkan… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Kyai Sengkelat Keris Kyai Sengkelat merupakan salah satu keris yang memiliki luk 13. Keris dengan dhapur sengkelat memang sangat legendaris dan populer mulai dari segi seni maupun angsar tuah yang ampuh. Keris sengkelat ini dibuat pada era Kerajaan Mataram Sultan Agung yaitu salah satu kerajaan mataram Islam yang besar dan cukup maju. Keris pusaka… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Dhapur Condong Campur Keris Condong Campur dapat dengan mudah dikenali dari sogokannya yang panjang, sedangkan ukuran keseluruhan bilahnya adalah keris ukuran standar. Ricikan Dhapur Keris Condong Campur terdiri dari Sekar Kacang, Jalen, Lambe Gajah Kalih, Sogokan Lajeng Dumugi Pucuk, Tikel Alis, Greneng, Gusen. Keris Condong Campur Dalam dunia keris muncul mitos dan legenda yang… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Dhapur Sinom Wora Wari Ricikan Dhapur Keris Sinom Wora Wari terdiri dari Sekar Kacang, Jalen, Lambe Gajah, Sogokan, Tikel Alis, Sraweyan, Greneng, Gusen. ‘Wora-wari‘ adalah istilah umum untuk keris dengan bilah lurus yang menampilkan gusen dan lis-lisan. Namun, Wora-wari sering cocok dengan kriteria Dapur Sinom, maka jenis dapur ini secara umum dikenal sebagai ‘Sinom… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Keleng Tuban Majapahit Keris Keleng Tuban Majapahit dengan dhapur Tilam Upih ini memancarkan karakter teduh dan bersahaja, namun menyimpan kekuatan batin yang dalam. Secara turun-temurun, dhapur Tilam Upih dipercaya memiliki tuah ketentraman, menghadirkan rasa damai, keseimbangan hati, serta ketenangan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Bilahnya menggunakan pamor Keleng, yaitu jenis pamor yang tampak seolah… selengkapnya
Rp 7.777.000Keris Dhapur Kalamisani Ricikan Keris Dhapur Kalamisani: Sekar Kacang, Jalen, Lambe Gajah Kalih, Sogokan, Tikel Alis, Sraweyan, Greneng, Gusen. Dapur Kalamisani, atau ‘Kala Misani‘ umumnya memiliki ricikan berikut; kembang kacang, dua lambe gajah, tikel alis, gusen, kruwingan dan greneng. Biasanya juga memiliki fitur ada-ada. Keris Kalamisani merupakan salah satu benda pusaka keris lurus yang memiliki… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Dhapur Jangkung Pacar Keris Jangkung Pacar merupakan salah satu dhapur keris luk tiga, yang ukuran panjang bilahnya sedang. Permukaan bilahnya nglimpa, keris ini menggunakan pejetan, tikel alis, sraweyan, kembang kacang, jenggot, jalen, lambe gajah dua, sogokan rangkap (kadang dibagian depan berukuran panjang, ada yang sampe ke tengah bilah kadang sampai ke puncak). Keris dhapur… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Jangkung Sepuh Keris ini menggunakan dhapur Jangkung, sebuah dhapur yang dalam tradisi pakerisan dikenal memiliki tuah yang berkaitan dengan kemujaraban doa. Dalam makna filosofinya, Jangkung melambangkan hubungan yang selaras antara ikhtiar lahir dan laku batin, di mana setiap harapan yang dipanjatkan memiliki kekuatan untuk lebih mudah terwujud. Dhapur ini mengajarkan bahwa doa bukan sekadar… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Dhapur Mahesa Nempuh Keris Mahesa Nempuh menurut buku Dhapur yang disalin dari Buku Gambar 164 keris dan 52 tombak Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Susuhunan Pakubuwana X mempunyai ricikan ; luk tiga, gandik lugas, sogokan, tikel alis, sraweyan, greneng. Filosofi Keris Mahesa Nempuh Mahesa = kerbau jantan. Kerbau dalam masyarakat jawa tampaknya mempunyai kedudukan kasta… selengkapnya
Mahar Hubungi Admin













Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.