Keris Dhapur Balebang
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Pusaka Kamardikan, Keris Pusaka Kuno |
Keris Dhapur Balebang
Keris Dhapur Balebang
Ricikan Keris Dhapur Balebang Terdiri dari Kembang Kacang, Lambe Gajah, Jalen, Sogokan, Sraweyan. Dhapur Keris Balebang merupakan dhapur keris luk 7.
Sumber lain juga menjelaskan bahwa dhapur keris balebang adalah nama jenis dhapur keris luk 7 dengan ukuran panjang bilahnya sedang, biasanya memakai ada-ada. Keris ini mempunyai ricikan lain seperti, kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap dan sraweyan, selain itu tidak ada ricikan yang lainnya.
Filosofi Keris Balebang
Keris Balebang berasal dari kata Bale (bangunan) Kambang (terapung di atas air), yaitu bangunan yang terdapat pada bagian tengah kolam yang digunakan untuk kepentingan anggota kerajaan. Kedua unsur kata “Bale” dan “Kambang” tersebut tidak bisa dipisahkan karena keduanya merupakan satu kesatuan yang menunjukkan satu bangunan tertentu. Bale Kambang dulunya adalah merupakan tempat menyepi untuk mendekatkan pada Sang Hyang Widi Wasa dalam mendapatkan wahyu demi kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya serta memohon untuk dijauhkan dari bencana alam dan sebagai peristirahatan pribadi untuk menenangkan pikiran dengan para istri atau selir-selir dari raja-raja, mulai dari jaman Kediri dimasa Dhandang Gendhis sampai pada jaman Mataram Yogyakarta HB VII.
Dalam kajian semiotiknya Bale Kambang dipengaruhi konsep kosmologi Hindu tentang alam semesta, dimana disebutkan bahwa alam semesta itu bepusat pada Gunung Mahameru yang dikelilingi oleh tujuh lautan dan tujuh pegunungan secara berselang-seling. Bale atau bangunannya dianggap sebagai Gunung Mahameru, sedangkan air kolam yang mengelilingi bangunan merupakan lautan yang mengelilingi Gunung Mahameru, dan tepi kolam yang meninggi dapat dianggap sebagai rangkaian pegunungan yang mengelilingi Gunung Mahameru.
Keberadaan Bale Kambang yang biasanya terdapat pada kebudayaan Jawa-Hindu tetap berlanjut pada era Kerajaan Islam di Pulau Jawa. Hal tersebut sepaham dengan prinsip tujuan pembangunan bangunan tersebut oleh Keraton Islam sebagai tempat kontempelasi atau semedi, merupakan salah satu perlengkapan magis-religius Raja-Raja di Jawa yang memiliki tujuan untuk memperoleh berkah Dewa-Dewa atau mengetahui kehendak Yang Maha Kuasa, atau dengan kata yang lebih lazim untuk bisa melihat ke masa depan. Selain itu kontempelasi atau mukasyafah, merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh Kaum Sufi untuk mencari kedekatan dan hubungan langsung dengan Allah, kedekatan tersebut dapat berupa iluminasi visioner (kurang lebih memiliki arti jawa weruh sakdurunge winarah, mengetahui sesuatu sebelum peristiwa itu terjadi.
Bale Kambang memiliki dua unsur yang utama, yakni bangunan dan air. Pada kepercayaan Islam, air merupakan unsur yang penting dan apabila dikaitkan dengan tata letak bale kambang itu sendiri, yaitu di taman-taman keraton yang digunakan sebagai replika dari surga.
Tags: filosofi keris balebang, filosofi keris balebang luk 7, kegunaan keris balebang, keris bale kencana, keris carubuk, Keris Dhapur Balebang, keris luk 7 carubuk
Keris Dhapur Balebang
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 584 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
Keris Pamor Sum Sum Buron Keris Pamor Sumsum Buron adalah salah satu keris yang sudah jarang ditemui. Mengingat pamor ini adalah pamor yang langka, sehingga membuat sebuah keris dengan pamor sumsum buron bernilai tinggi. Bentuk gambaran pamor sumsum buron juga mirip Wos Wutah gumpalan juga terpisah agak berjauhan seperti Pulo Tirto hanya agak lebih besar… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Pamor Wengkon Isen Keris Pamor Wengkon Isen dipercaya memiliki tuah yang baik untuk perlindungan diri sendiri, keluarga, rumah, dan usaha. Beberapa orang menyebut keris wengkon isen adalah pusaka dengan tuah keselamatan yang sangat baik. Sedangkan dhapurnya brojol selain menjadi simbol kelahiran dan baik menjadi pusaka dasar, keris ini memiliki tuah memudahkan menemukan jalan keluar… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Dhapur Condong Campur Keris Condong Campur dapat dengan mudah dikenali dari sogokannya yang panjang, sedangkan ukuran keseluruhan bilahnya adalah keris ukuran standar. Ricikan Dhapur Keris Condong Campur terdiri dari Sekar Kacang, Jalen, Lambe Gajah Kalih, Sogokan Lajeng Dumugi Pucuk, Tikel Alis, Greneng, Gusen. Keris Condong Campur Dalam dunia keris muncul mitos dan legenda yang… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Dhapur Jalak Nyucup Madu Keris Jalak Nyucup Madu atau Jalak Ngucup Madu adalah salah satu varian keris Jalak yang sering ditemui selain Jalak Sangu Tumpeng, ricikannya adalah gandik polos, pejetan, tikel alis dan sebuah sogokan di depan. Dalam kesederhanaan ricikan dan penampilannya, ternyata menyimpan suatu ajaran makrifat yang dalam dan mengandung nilai filsafat kehidupan… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Pamor Pandita Bala Pandita Keris ini menampilkan pamor Pandita Bala Pandita atau yang juga dikenal dengan sebutan Rojo Abolo Rojo, yang dipercaya memiliki tuah dalam membuka kepekaan batin terhadap sasmita alam, menghadirkan kewibawaan rohani, serta memudahkan pemiliknya dalam mempelajari dan mengamalkan ilmu kebatinan. Tuah ini menjadikan pemiliknya lebih waskito, tenang dalam bersikap, serta dihormati… selengkapnya
Rp 8.000.000Keris Parungsari Luk 13 Keris Parungsari Luk 13 adalah sebuah keris pusaka yang hampir mirip dengan keris legendaris kyai sengkelat. Yang membedakan pada kedua keris ini terdapat pada bagian lambe gajahnya, keris parungsari memiliki dua lambe gajah sedangkan pada keris sengkelat hanya terdapat satu lambe gajah saja. Tuah Keris Parungsari Tuah keris parungsari adalah untuk… selengkapnya
Rp 8.000.000Keris Pusaka Sengkelat Sepuh Keris Pusaka Sengkelat Sepuh merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris luk 13. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Sengkelat / Sangkelat. Untuk pamor yang tergurat di bilahnya adalah pamor Pedaringan Kebak. Warangka memakai model Ladrang dari bahan kayu… selengkapnya
Rp 7.000.000Keris Panji Anom Keris Dhapur Panji Anom adalah salah satu jenis keris yang juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting di Indonesia. Keris ini sering disebut juga sebagai “Keris Panji Anom” atau “Keris Anom,” dan nama ini seringkali merujuk pada keris yang memiliki karakteristik tertentu dalam desain dan hiasannya. Keris Panji Anom biasanya memiliki… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Dhapur Karno Tinanding Karna Tanding (Karno Tinanding) adalah suatu babak pertempuran terbesar Baratayudo di Padang Kurusetra. Pertempuran dua senopati pilih tanding yaitu Arjuno dari kesatrian Madukoro sebagai panglima perang Negara Amarta melawan Adipati Basukarno dari Awonggo sebagai panglima perang Negara Astina. Arjuna Arjuno atau janoko lahir dari rahim seorang Ibu bernama Kunti Nalibronto dengan… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Pusaka Murda Malela Sepuh Keris Pusaka Murda Malela Sepuh merupakan pusaka yang memiliki jenis dhapur langka. Keris murda malela memang sangat jarang dijumpai sehingga menjadi keistimewaan tersendiri hingga banyak kolektor dan pecinta pusaka yang memburunya. Banyak orang yang mencari karena segi kelangkaan maupun tuahnya karena keris ini memiliki kekuatan untuk membantu meningkatkan keberanian, kewibawaan,… selengkapnya
Rp 7.500.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.