Keris Dhapur Korowelang
Rp 7.500.000| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Pusaka Kuno, Keris Pusaka Luk 13, Termahar |
Keris Dhapur Korowelang
Keris Dhapur Korowelang
Keris Dhapur Korowelang merupakan salah satu jenis pusaka yang cukup langka. Korowelang adalah salah satu bentuk dhapur keris luk tiga belas. Ukuran panjang dan lebar bilah keris ini sedang. Permukaan bilahnya nggigir lembu, karena memakai ada-ada. Keris ber-dhapur Korowelang memakai kembang kacang, lambe gajah-nya hanya satu, dan eri pandan. Selain itu tidak ada lagi ricikan lainnya pada keris ini. Menurut Buku Ensiklopedi Keris karangan Alm. Bambang Harsrinuksmo (2004) keris Korowelang tergolong keris yang langka.
Cerita Rakyat
Pada zaman Majapahit, keris Prabu Brawijaya bernama Jalak Sumelang Gandring menghilang dari gedong pusaka kerajaan. Dalam sayembara yang diadakan Empu Supa Mandrangi menyanggupi untuk menemukan kembali pusaka kerajaan yang hilang dicuri tersebut. Ia kemudian pergi ke daerah Blambangan dan menyamar menjadi Ki Pitrang. Karena kepandaiannya dalam membuat keris, Ki Pitrang pun menjadi cepat terkenal. Suatu waktu Ki Pitrang dipanggil Adipati Blambangan yang bernama Siyunglaut, untuk membuat keris. Setelah sang Adipati mengeluarkan keris untuk diputrani, Ki Pitrang akhirnya tahu, bahwa keris tersebutlah yang sedang dicari. Ki Pitrang lalu menyanggupi untuk membuat putran keris tersebut. Kemudian dibuatlah sebanyak 2 (dua) bilah keris yang sama persis, dan aslinya disembunyikan. Kemudian 2 (dua) keris putran tersebut dihaturkan kepada Adipati Siyunglaut. Karena gembira hati, Sang Adipati memberikan ganjaran kepada Ki Pitrang putrinya yang bernama Retna Sugiyah. Putri ini sudah beberapa kali menikah, namun pernikahan tersebut tidak pernah lama, sang suami selalu meninggal. Ki Pitrang penasaran, rahasia apa yang sebenarnya terdapat pada sang Putri. Akhirnya rahasia tersebut diketahui, sebab pada kemaluan sang Putri terdapat ular welang, dimana ular tersebut keluar dan menggigit alat kelamin pria yang menyanggamainya. Oleh Ki Pitrang ular welang tersebut dicabut, dan kemudian ditanam di bawah pohon Koro (sejenis polong-polongan). Pada malam hari, ular welang yang ditanam itu hilang, yang tertinggal hanya sebilah keris luk tiga-belas. Oleh Ki Pitrang keris tersebut dinamakan Koro Welang.
Cerita Kepahlawanan
Selain itu terdapat juga kisah Keris Korowelang yang menjadi salah satu piyandel Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara I, atau yang lebih akrab di telinga sebagai Pangeran Samber Nyawa yang hingga saat ini pusaka tersebut masih tersimpan di Tugu Ireng Kecamatan Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah. Keris pusaka ini dianggap ‘berjasa’ saat digunakan dalam peperangan melawan Belanda, dan dipercaya memiliki tuah untuk menangkal segala macam halangan dan rintangan yang menghadang. Pangeran Jawa satu ini memang tidak mengenal rasa takut. Sejak usia muda, ia sudah akrab dengan konflik. Pada satu titik dalam hidupnya ketika dewasa, ia harus melawan tiga musuh sekaligus: VOC (Belanda), Kasunanan Surakarta, dan Kesultanan Yogyakarta, sebelum tampil sebagai Mangkunegara I. Sepak-terjangnya susah dihentikan dan justru mengakibatkan banyak “makan” korban dari pihak lawan. Dari situlah ia dijuluki Pangeran Sambernyawa, bahkan sampai akhir perjuangannya tidak pernah dapat ditangkap Belanda.
Dalam bertempur, Pangeran Sambernyawa sendiri merupakan peletak dasar strategi perang gerilya. Yaitu sebuah siasat perang dengan menggunakan tiga teknik yaitu jejemblungan, dhedhemitan, dan weweludan. Jemblung bagai orang gila dan tidak punya rasa takut, dhemit atau hantu yang susah diraba keberadaannya, serta welud atau belut yang sangat licin ketika hendak ditangkap, juga berdasar pada pertimbangan kerahasiaan yang tinggi untuk mengecoh dan menguasai lawan. Secara garis besar, Pangeran Sambernyawa dan pasukannya adalah pasukan elite yang sangat taktis, lihai, dan sukar diendus gerakan maupun keberadaannya. Selain konsep gerilya, ternyata Samberyawa pun membagi pasukannya dalam tiga matra, yaitu matra darat, matra laut, dan matra gunung. Untuk pasukan masing-masing matra sengaja dipilih dari penduduk lokal per matra, sehingga menguasai teknis dan medan pertempuran sesuai karakter masing-masing. Strategi perang itu kemudian ditiru Panglima Besar Jenderal Sudirman, dan kemudian juga dipakai pasukan elite TNI hingga sekarang.
Keterangan
- Nama Dhapur : Korowelang
- Jenis Pamor : Bendo Segodho
- Tangguh/ Est : Mataram Senopaten ( Panembahan Senopati )
- Bentuk Bilah : Luk 13
- Warangka : Gayaman Yogyakarta
Gambar Keris Korowelang
Kerajaan Keris
Kerajaan keris hadir untuk menjadi pemersatu pecinta tosan aji dan juga tempat para kolektor dan pecinta tosan aji mencari keris pusaka, tombak pusaka, badik, kujang, dan tosan aji lainya. Kenapa harus kerajaan keris? karena kerajaan keris sudah teruji kemampuan dalam dunia tosan aji selama puluhan tahun juga memiliki junjungan tertinggi yaitu ” kejujuran “. Kerajaan keris hanya menyediakan tosan aji pusaka yang memang cocok untuk dikoleksi karena kualitas menjadi yang utama bagi kami. Harapan kerajaan keris adalah terpeliharanya budaya keris pusaka di tanah Indonesia bahkan dunia mengingat semakin maju zaman banyak generasi yang tidak mengerti tentang budaya keris.
Keris sudah diakui oleh UNESCO pada tahun 2008 sebagai warisan budaya. Keris menjadi warisan budaya Indonesia yang pertama diakui oleh UNESCO. Keris dianggap memiliki kekuatan magis serta memiliki sejarah yang panjang di Indonesia. Keris merupakan senjata tradisional yang memiliki bentuk asimetris. Keris tidak hanya menjadi senjata tetapi sebagai simbol kasta pada zaman dahulu mengingat keris juga memiliki kasta tingkatan dari nilai dhapur, pamor, bahkan kekuatan ghaibnya. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan budaya dunia mengakui pentingnya keris dalam budaya dan sejarah Indonesia.
Hati-Hati Penipuan
Kerajaan keris memiliki eksistensi yang bagus karena bisa disebut menjadi sumber pelestari budaya yang valid dan diakui oleh banyak orang sehingga tidak menutup kemungkinan banyak pihak mengatasnamakan kerajaan keris sebagai sumber mencari keuntungan pribadi. Kerajaan keris hanya memiliki website resmi yaitu KERAJAAN KERIS
Contact person sudah tertera di dalamnya karena segala informasi tentang kerajaan keris yang valid ada di dalam website ini. Informasi resmi tentang kerajaan keris ada di dalam website ini sehingga ketika ada pihak mengatasnamakan kerajaan keris dan tidak ada informasi yang valid dari website ini dipastikan itu adalah kerajaan keris palsu.
Kerajaan keris tidak pernah memiliki niat mencari keuntungan semata melainkan juga ingin mencari saudara dan relasi dari orang-orang yang ikut serta melestarikan budaya keris pusaka. Kerajaan Keris masih meyakini bahwa banyaknya saudara yang terjalin dengan baik dengan rasa peracaya yang penuh dapat mendatangkan rejeki dan keberkahan dari banyak penjuru. Kami tetap mengingatkan hati-hati dalam memilih keris pusaka dan tosan aji lainya karena keris adalah benda bernilai sehingga banyak pihak yang memanfaatkan minimnya ilmu keris yang dimiliki oleh masyarakat.
Tags: arti korowelang, filosofi keris korowelang luk 13, Keris Dhapur Korowelang, keris korowelang luk 7, pemilik keris korowelang, sejarah keris korowelang, tombak korowelang, tuah keris korowelang
Keris Dhapur Korowelang
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 841 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
Keris Kebo Lajer Sepuh Keris Kebo Lajer adalah salah satu jenis dhapur keris yang cukup populer karena filosofi maupun angsar dan khasiatnya. Keris kebo lajer ini memiliki pamor yang cukup langka yaitu batu lapak dan kulit semangka ( dwi warno ). Keris ini memiliki 2 jenis pamor di dalam satu bilahnya sekaligus sehingga pesan maupun… selengkapnya
Rp 4.500.000Keris Udan Mas Sepuh Keris Udan Mas Sepuh merupakan keris yang banyak dicari. Ciri-ciri keris udan mas memiliki motif bulatan yang tersusun rapi dengan pola 212 dari pangkal bilah hingga ujung bilah. Keris ini memiliki bentuk dhapur tilam upih, keris yang populer dengan tuah dan angsarnya sebagai pusaka ketentraman sekaligus salah satu keris pusaka yang… selengkapnya
Rp 15.000.000Keris Pusaka Jalak Tilam Sari Keris Pusaka Jalak Tilam Sari memiliki makna sebuah harapan agar pemilik Keris ini senantiasa diberikan banyak rejeki, kedamaian, kebahagiaan, kemuliaan, nama baik/harum di masyarakat dan selalu mendapat perlindungan dadi Tuhan Yang Maha Kuasa. “Jalak” melambangkan laki-laki atau kepala rumah tangga, “Tilam” melambangkan tempat istirahat dan “Sari” melambangkan aroma yang harum/wangi… selengkapnya
Rp 1.500.000Keris Pusaka Patrem Keris Pusaka Patrem ini memiliki dhapur brojol. Keris dengan dhapur brojol merupakan salah satu jenis dhapur keris yang wajib dimiliki oleh lelaki jawa berdasarkan ajaran Sunan Kalijaga. Keris dengan dhapur brojol memang dipercaya memiliki angsar untuk memudahkan pemiliknya bebas dari sengkolo serta memiliki kemudahan untuk keluar dari segala macam bentuk masalah. Keris… selengkapnya
Rp 1.777.000Keris Dhapur Tilam Sari Ricikan Keris Dhapur Tilam Sari: Gandik Lugas, Pejetan, Ri Pandan, Tikel Alis, Sraweyan. Dhapur Keris Tilam Sari merupakan jenis keris luk lurus. Keris Tilam Sari adalah salah satu bentuk Dhapur keris lurus yang cukup banyak dijumpai di Pulau Jawa. Bentuk keris itu sangat serupa dengan keris dhapur Tilam Upih. Ricikan-nya adalah:… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Tilam Upih Sepuh Tuah Keris Tilam Upih : Dipercaya memiliki tuah ketentraman. Melalui pamornya memiliki tuah untuk membuat pemiliknya mudah diterima segala kalangan dan kemudahan memperluas pergaulan. Kekuatan doa yang menjelma menjadi tuah keris pusaka telah menyatu di dalam satu bilah pusaka ini. Ketika kita menjaga keris dengan kepenuhan, dihormati dengan ketulusan, dan diamini… selengkapnya
Rp 3.000.000Keris Dhapur Brojol Keris dhapur brojol seperti layaknya bayi yang sedang lahir. Belum memiliki apapun kecuali berpasrah diri kepada ibunya. Begitulah kita berpasrah diri kepada Tuhan YME. Sesungguhnya dengan kelahiran itu kita di ingatkan kembali tentang asal muasal kita ada. Keris dengan dhapur borjol dapat juga dimaknai sebagai sebuah pengejawantahan keinginan dan harapan manusia untuk… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Pusaka Naga Sasra Majapahit Keris Pusaka Naga Sasra Majapahit merupakan satu-satunya keris yang sangat sulit dijumpai. Keris ini merupakan salah satu pusaka wingit yang cocok dijadikan pusaka andalan. Keris ini memiliki kekuatan yang sangat keras dan besar sehingga sangat cocok menjadi pendamping anda. Keris ini diperkirakan dibuat pada zaman Kerajaan Majapahit dan masih sejaman… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Pamor Sum Sum Buron Keris Pamor Sumsum Buron adalah salah satu keris yang sudah jarang ditemui. Mengingat pamor ini adalah pamor yang langka, sehingga membuat sebuah keris dengan pamor sumsum buron bernilai tinggi. Bentuk gambaran pamor sumsum buron juga mirip Wos Wutah gumpalan juga terpisah agak berjauhan seperti Pulo Tirto hanya agak lebih besar… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Dhapur Mangkurat Keris Dhapur Mangkurat – Ricikan Dhapur Keris Mangkurat: Sekar Kacang Pogok, Jenggot, Jalen, Lambe Gajah Kalih, Tikel Alis, Sraweyan, Greneng. FILOSOFI Mangkurat Mangkunagara adalah salah satu nama dhapur keris yang ‘abot sanggane’ (berat bawannya). Karena sebagai pusaka keris dianggap ‘hidup’ tak hanya karena daya gaibnya saja, tetapi dikarenakan pula oleh adanya nilai-nilai… selengkapnya
Mahar Hubungi Admin






Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.