Keris Dhapur Putut Kembar
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Pusaka Kamardikan, Keris Pusaka Kuno |
Keris Dhapur Putut Kembar
Keris Dhapur Putut Kembar
Keris Dhapur Putut Kembar salah satu dapur keris lurus, bentuk serupa dapur putut tetapi gandiknya ada dua, bentuknya agak simetris dengan kedua gandik dihias bentuk manusia atau monyet. Biasanya berpamor sederhana. Ada yang menyebut ini keris Umyang walaupun ini salah kaprah karena Empu Umyang hidup pada jaman kerajaan Pajang.
Keris Dhapur Putut Kembar Banyak Dicari?
Putut dan putut kembar merupakan keris pusaka yang cukup terkenal. Keris ini memiliki dhapus atau bentuk putut kembar ini konon katanya dibuat oleh empu yang bernama omyang yang ada pada zaman Kerajaan Majapahit. Dikarenakan keris ini cukup terkenal pada zamannya tidak heran bahkan untuk sekarang ini banyak juga orang yang masih mencari benda pusaka yang satu ini.
Alasan mengapa banyak sekali orang yang mencari keris putut dan putut kembar ini dikarenakan keris ini mendatangkan manfaat bagi para pemilikinya yaitu sebagai sarana untuk mencari rezeki yang terus mengalir, sebagai pusaka yang dijadikan pusaka pelarisan, memudahkan dalam melunasi hutang, sarana untuk memudahkan dalam mengembalikan modal, sebagai penangkal bangkrut dan lain sebagainya khususnya dalam memudahkan usaha.
Dikalangan pecinta keris, dapur umyang lebih dimaknai sebagai benda isoteris klenik yang kental dengan dunia perdukunan. Penggemarnya pun juga kebanyakan dari kalangan pengusaha atau pedagang. Padahal bila dicermati lebih dalam, kita bisa menggali banyak nilai filosofis keris dapur puthut kembar ini dibandingkan sekedar berharap rejeki dari benda mati.
Mari kita coba melihat nilai-nilai tersebut karena keris sebagai hasil karya seni juga merupakan sebentuk bahasa – alat komunikasi. Bahasa adalah sarana yang membawa banyak muatan, baik muatan komunikasi, karakteristik penutur/pembuat, sampai relasi nilai yang paling substansial. Bahasa adalah sebuah simbol. Sebagai sebuah bahasa, bentuk dan gambar berbicara menunjuk tentang lambang/simbolisasi sesuatu yang mempunyai kandungan makna melampaui dirinya sendiri.
Dalam kaitannya dengan dunia pe-keris-an juga sama halnya. Keris kerap dikatakan juga sebagai alat penanda jaman / sengkalan suatu masa atau kejadian tertentu. Misal, Keris dengan kinatah Gajah Singo pada gonjo yang melambangkan sengkalan tahun 1558, pertanda berhasilnya pasukan Sultan Agung menumpas pemberontakan pragola di Pati, dan beberapa contoh keris lainnya. Dan sesungguhnya lebih dari itu, keris juga bisa mempunyai maksud pralambang atau simbolisasi. Dan ini bisa sangat jamak kita temui dalam hampir pada semua keris, termasuk pada keris dapur Puthut Kembar ini.
Puthut, dalam istilah Jawa bermakna Murid atau Santri atau Cantrik, seseorang yang berguru atau belajar ilmu (apa saja) pada seorang guru/resi/pandita dsb. Putut adalah seorang pendeta atau petapa muda (Frater?). Bentuk puthut ini konon berasal dari legenda tentang cantrik yang diminta menjaga sebuah pusaka oleh sang guru. Ia diminta untuk menjaga (berjaga), sambil terus berdoa dan memohon pertolongan serta kekuatan dari Yang Maha Kuasa.
Ada murid laki-laki ada perempuan, keduanya juga melambangkan keseimbangan dan juga perpaduan, bahwa apa yang ada di bumi ini selalu berpasang-pasangan. Ada laki-laki dan perempuan, ada siang dan malam, ada gelap dan terang, ada hitam dan putih, ada sedih dan gembira, ada yin dan yang. Pada keris dapur puthut, ini bisa kita amati bahwa bentuk wajah Puthut seolah-olah berupa orang laki-laki di bagian depan (gandik) dan perempuan di bagian belakang (wadidang). Dan keduanya tampak menggenakan gelungan ikat kepala.Posisi duduk bersimpuh (bertapa) : menengadahkan tangan seperti posisi berdoa. Sebagai murid, untuk mencapai suatu ilmu, harus menjalaninya dengan proses tirakat, semedi untuk mencapai keheningan, kebersihan batin, tawakal dan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Jika jiwa kita bersih, maka kita akan dengan mudah menyerap ilmu yang kita pelajari. Sebagai murid, atau orang yang sedang belajar harus bisa menjauhkan diri dari sifat sombong, congkak atau sifat merasa tahu (rumongso biso/sok tahu) Harusnya “biso rumongso”. Perlu membuka wawasan, mawas diri, rendah hati, sederhana, andhap ashor dan bersedia belajar dari orang lain. Itulah laku yang harus dijalankan oleh murid / santri / cantrik di jaman dulu, kemarin, sekarang serta jaman-jaman seterusnya. Itulah pakem seorang murid.
Dengan mendalami arti relief sepasang manusia pada dapur keris tersebut maka kita akan bisa membedakan arti relief puthut dengan relief umyang. Dengan memahami dan menghayati arti yang berbeda maka kita akan mempunyai energi yang berbeda pula. Jika kita condong memahami keris tersebut sebagai “bocah ngumyang” yang lebih ke urusan rejeki atau penagihan maka energi kita juga akan lebih kemrungsung akan harta benda. Jika kita melihat sepasang bocah sebagai puthut yang nyantri / murid – maka kita akan lebih bersikap andhap asor dan mendudukkan diri sebagai murid di hadapan Yang Maha Kuasa, sesama dan lingkungan jagat yang amat luas ini.
Posisi sikap keduanya sama yaitu sama-sama tangan menengadah ke atas (atau menyembah). Keduanya sama-sama memohon ke TUHAN YME. Hanya tujuannya yang berbeda karena “spiritualitas” yang berbeda. Yang satu memohon pemahaman hidup (sejatining urip) – yang lain memohon jaminan kekayaan harta/materi.
Mitos Keris Dhapur Putut Kembar ( Omyang Jimbe )
Di bawah terekam berbagai sharing yang kami kutip dari berbagai sumber dan diskusi tentang keris dapur umyang dari sisi isoterisnya. Kebenarannya? Wallahualam. Hanya Allah Yang Maha Mengetahui dan Maha Memberi – dan hanya Allah yang harus ditakuti. La khaola walla khuata illa billa!.
“Setahu saya terdapat 6 jenis Umyang dengan khasiyat berbeda. Yang di bantul milik pak jankung Umyang beras( selalu terbukti dapat memenuhkan gelas berisi beberapa butir beras menjadi penuh dlm kurang dr 5 menit), di sorowajan jogja ketika saya datangi ke rumah pemilik, malah umyangnya berbahan batu mengandung logam mirip bethok buda(amat tua, sepertinya dari jaman buda sebelum abad 4), umyang jk beraksara mk termasuk masih muda, paling tua dr jaman majapahit dg besi hitam kelengan.
Di sleman umyang tumbak milik pak nyot super langka. Dr jaman kerajaan Kediri (Daha), makannya darah manusia, jk ditaruh 1 gelas penuh darah malamnya, mk paginya akan susut inggal 1/4 kadang 1/2 gelas, khodam 2 raja bajang dr jenis berwarna kuning keemasan. Bentuknya mirip arca Gupolo tp cebol.
Di Tempel Sleman, umyang milik rekan sepuh saya di sana, jika digores silang (X) ke sebidang tanah, maka si pemilik tanah akan segera minta dibeli tanahnya oleh si penggores.
Di bogor milik sepuh asal jatim, umyang dipake menagih hutang, dg menyuruh khodamnya mengganggu si penghutang, misal ktk tidur ranjangnya diangkat ingga terbalik, diteror, dsb hingga dai membayar hutangnya(Umyang Tagih).
Di Purworejo Umyang jk ditarik dr warangka mk sontak listrik rumah padam, kejadian 2x ditarik 2 kali padam, js Umyang sekaligus Sumpet(Singkir) geni.
Di malang umyang didapat dr benteng pendem cilacap ukuran besar seperti pedang, di mulut pututnya tdp emas dan matanya tdp batu mirah, di lampung ktk sy telpon pemiliknya sering bingung dengar suara tangisan bayi di malam hari, semntara jk sawah mrk panen, mk hasilnya melebihi ukuran normal. Misal 1 hektar sawah umpama panen 4 ton mk doi timbang hasilnya 10-12 ton.
Sekedar sharing info. Konon khabarnya, keris omyang jimbe perawatannya cukup sulit. Artinya, tidak setiap orang kuat memangku derajat atau sawab yang terkandung pada pusaka ini. Seperti merawat seorang bayi, siapa saja yang memiliki pusaka jenis ini harus telaten, sabar dan tak mudah emosi. Selain itu, tak boleh terlambat barang sehari dalam memberi srono/syarat/saji, jika tak menginginkan yoni pusaka ini marah, dan kemudian menghantam pemiliknya. Sehingga keris ini tidak cocok dirawat oleh orang yang berwatak berangasan, kasar, suka menang sendiri, dan tidak peka terhadap perasaan orang lain.
Keris Omyang Jimbe tergolong sulit. Sebab pusaka yang satu ini tidak suka dicampur degan pusaka jenis apapun. Dia lebih senang ditempatkan pada tempat yang sepi, bersih, rapi, dan jauh dari keramaian. Jika dipaksa untuk campur, bukan tidak mungkin pusaka yang selalu basah akibat tuanya besi baja itu akan marah.
Lebih mengerikan, jika pusaka ini murka, maka yang diserang adalah pemiliknya sendiri. Jika marah, pemiliknya akan selalu dihantui dengan mimpi buruk, misal mimpi kecelakaan, dikejar binatang buas. Yang terparah, pemilik akan mengalami stres.
Khasiat Keris Omyang Jimbe : bisa buat menunjang mencari nafkah asal si pemilik nayuh dulu. Khasiat lain : dapat dipakai untuk menagih utang. Jika si penghutang ngotot tidak mau bayar, dia bisa gila dan baru sembuh jika hutangnya terlunasi….”
Sebagai penutup, penulis tidak ingin memberikan komentar lebih lanjut, terutama mengenai sisi subjektif isoteri keris dapur putut ini. Hanya beberapa kutipan weweler dalam bahasa jawa yang mungkin bisa kita jadikan renungan bersama.
” Ing samubarang gawe aja wani mestheake, awit akeh lelakon kang akeh banget sambekalane, sing ora bisa diduga tumibane. Jer kaya unine pepenget ‘menawa manungsa iku pancen wajib ihktiyar, nanging pepesthene dumunung ing astane Pangeran Kang Maha Wikan’. Mula ora samesthine yen manungsa iku nyumurupi bab-bab sing during kelakon. Saumpama nyumurupana, prayoga aja diblakake wong liya, awit temahane mung bakal murihake bilahi.
Yen sira kabeneran katunggonan bandha lan kasinungan pangkat, aja banjur rumangsa ‘Sapa sira sapa ingsun’, tansah ngendelake panguwasane tumindak degsura marang sapadha-padhane tumitah. Elinga yen bandha iku gampang sirna, lan pangkat sawayah-wayah bisa oncat.
Iba becike samangsa wong kang lagi kasinungan kabegjan lan nampa kabungahan iku tansah eling gedhe ngucap syukur marang Kang Peparing Gesang. Awit elinga yen tumindak kaya mangkono mau kejaba bisa ngilangi watak jubriya uga mletikake rasa rumangsa yen wong dilairake ing donya iku sejatine mung dadi lelantaran melu urun-urun tetulung marang sapadha-padhane titah, mbengkas kasangsaran, munggahe melu ngreksa hayuning jagad. “
Tags: cara menggunakan keris putut sajen, filosofi keris omyang jimbe, filosofi keris putut kembar, kegunaan keris putut kembar, Keris Dhapur Putut Kembar, Keris omyang jimbe age, keris omyang jimbe penarik uang, keris pandito semedi, keris putut sajen luk 5, khasiat keris putut tunggal, sejarah keris omyang jimbe, sejarah keris putut sajen
Keris Dhapur Putut Kembar
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 626 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
Keris Panji Pengantin Keris Panji Pengantin adalah pusaka yang memiliki tuah tingkat tinggi. Pusaka ini memang menjadi spesialis pengasihan tingkat tinggi. Banyak orang menjadikan pusaka panji pengantin sebagai media memikat dan menundukan pasangan. Keris pusaka panji pengantin memiliki tingkat kelangkaan yang tinggi karena pada zaman dahulu keris ini hanya dibuat ketika dibutuhkan saja. Banyak sekali unsur… selengkapnya
Rp 7.500.000Keris Dhapur Pandawa Lare Keris Dhapur Pandawa Lare merupakan salah satu keris dengan luk 5. Keris pandawa lare memiliki bentuk bilah yang artistik sehingga jangan ditanyakan lagi tetang keindahannya. Keris pusaka pandawa lare banyak dicari karena terdapat angsar tuah dan juga pesan mendalam dibalik bilahnya. Keris pandawa lare ini memakai kembang kacang, lambe gajah, pejetan… selengkapnya
Rp 6.500.000Keris Dhapur Sinom Wora Wari Ricikan Dhapur Keris Sinom Wora Wari terdiri dari Sekar Kacang, Jalen, Lambe Gajah, Sogokan, Tikel Alis, Sraweyan, Greneng, Gusen. ‘Wora-wari‘ adalah istilah umum untuk keris dengan bilah lurus yang menampilkan gusen dan lis-lisan. Namun, Wora-wari sering cocok dengan kriteria Dapur Sinom, maka jenis dapur ini secara umum dikenal sebagai ‘Sinom… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Sinom Kuno Keris Sinom Kuno memang menjadi incaran banyak kolektor tosan aji. Keris sinom merupakan keris dengan bilah lurus, keris sinom memiliki filosofi serta tuah yang cukup populer sehingga banyak diminati. Pada umumnya keris sinom memang sangat cocok untuk dimiliki anak muda yang sedang memulai hidupnya. Jika diambil arti harafiah, sinom bermakna daun pohon asem… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Putut Pandito Semedi Putut adalah salah satu dhapur keris lurus. Panjang bilahnya beragam, ada yang normal ada yang pendek. Selain itu, permukaan bilah keris dhapur Putut juga lebar dan rata. Gandik-nya diukir dengan bentuk orang duduk, atau seperti monyet duduk, tanpa ricikan lainnya. Seandainya ada ricikan hanyalah ri pandan atau thingil. Kata ‘Putut’ sebenarnya… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Pamor Tambal Keris Pamor Tambal termasuk cukup langka dan bernilai tinggi karena tingkat kesulitan dalam pembuatannya cukup tinggi dan hanya Empu Keris berpengalaman saja yang bisa membuatnya. Pamor Tambal tergolong dalam jenis pamor rekan. Pamor rekan sendiri adalah pamor yang pola gam-barannya direncanakan lebih dahulu oleh empu pem-buatnya. Biasanya, perencanaan pola pamor ini her-dasarkan… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Sengkelat Mataram Keris Sengkelat Mataram dipercaya memiliki tuah yang sangat baik untuk kewibawaan dan kepemimpinan. Pusaka ini menjadi alternatif dalam peran pusaka pemimpin, sebelum memiliki keris naga sasra. Pusaka ini biasanya di sandingkan dengan keris sabuk inten setelah itu di tambahkan keris naga sasra sebagai penyempurna pusaka pemimpin. Formasi pusaka ini digunakan Kerajaan Majapahit… selengkapnya
Rp 8.000.000Keris Dholog Sepuh Keris Dholog Sepuh dipercaya memiliki tuah untuk kesejatian hidup dan printisan menuju kejayaan. Pusaka ini sangat baik menjadi keris andalan bagi orang-orang yang sedang merintis usaha menuju kesuksesan maupun orang-orang yang membutuhkan keteguhan hati untuk memahami makna kehidupan supaya selalu terjaga dan mudah memahami situasi diri juga sekitar. Sedangkan pamornya membawa tuahnya… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Pamor Uler Lulut Keris Pamor Uler Lulut adalah sebilah keris dengan bentuk pamor menawan. Keris dengan pamor uler lulut sangat banyak dicari karena memiliki angsar dan tuah khusus yaitu sebagai media penaklukan dan penundukan. Uler lulut jika diartikan menggunakan bahasa Indonesia yaitu ” Ulat Yang Menurut “. Sesuai dengan nama pamornya bahwa keris pamor… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Pamor Tangkis Keris Pamor Tangkis Secara keseluruhan keris ini berpamor Tangkis, yakni satu sisi bilah berpamor sedangkan di sisi baliknya kelengan atau tanpa pamor. Yang menarik adalah pada sisi bilah berpamor yang membentuk pola garis yang sangat tegas dan lugas. Pamor dengan motif seperti ini disebut pamor Pancuran Mas. “Pancuran” adalah sumber air yang… selengkapnya
Rp 3.111.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.