Keris Kebo Lajer
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Pusaka Kamardikan, Keris Pusaka Kuno, Keris Pusaka Lurus |
Keris Kebo Lajer
Keris Kebo Lajer
Alam selalu mengajarkan kearifan. Itu sebabnya para Pujangga, orang-orang Bijak sampai ke para Empu kerap melekatkan simbol-simbol alam itu di dalam berbagai karya mereka. Kebo (Kerbau) adalah hewan yang dihormati di tanah jawa, karena kerbau sebagai lambang pondasi negara agraris (pertanian). Kerbau juga disimbolkan sebagai tokoh pengajaran moral dan budi pekerti dalam masyarakat Jawa. Tidak heran, jika kerbau adalah salah satu hewan yang disakralkan, sebagai contoh di kraton Surakarta, kebo menjadi cucuk lampah rombongan kirab 1 suro. Nama Kebo/Mahesa pada jaman kerajaan juga banyak dipakai oleh para Kesatria yang mana di pundaknya lah beban tegaknya pilar sebuah negara.
Meski terbilang dhapur keris lurus yang sederhana, keris kebo lajer memiliki penggemar dan pecinta fanatiknya sendiri karena dipercaya dapat menjadi piandel, Kerbau adalah lambang akan ketangguhan dalam artian mampu untuk bekerja keras menjadi tulang punggung keluarga , dan penarik (Rejeki) juga bisa diartikan sebagai lambang kemakmuran.
Kemudian ada Pusaka di Keraton Mataram yang berdapur Kebo Lajer, yaitu Kanjeng Kiai Ageng Mahesa Nular, merupakan pusaka persembahan Kiai Mandureja kepada Nyai Mas Ageng Danureja I, isteri Sri Sultan Hamengku Buwono IV. Kemudian ada Kanjeng Kiai Mahesa Gendari, semula milik Adipati Danurejo yang bergelar KPH Kusumoyudo. Kemudian diserahkan ke Kraton pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono V.
Tags: keris kebo kenongo, Keris Kebo Lajer, keris kebo lajer age, keris mahesa lajer
Keris Kebo Lajer
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 742 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
Keris Tindih Abad 12 Keris Tindih Abad 12 dipercaya memiliki tuah untuk meredam energi negatif. Pusaka ini menjadi pemersatu keris pusaka yang telah di koleksi pemiliknya, karena ketika terjadi konflik secara energi antar pusaka maka pusaka ini yang akan meredam energi panasnya. Keris ini disebut sebagai keris pengasuh, dalam dunia tosan aji disebut sebagai keris… selengkapnya
Rp 15.000.000Keris Dhapur Lar Ngatap Ricikan Keris Dhapur Lar Ngatap: Ganja Kelab Lintah, Perabot Kados Dapur Tilam Upih. Bilah keris dengan Dapur Kelab Lintah hampir simetris, yang jelas berbeda dari bentuk biasa dari bilah keris. Keris Lar Ngatap, sebuah keris lurus yang ukuran bilanya sedikit agak panjang, walaupun demikian Keris ini juga termasuk yang paling banyak… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Junjung Derajat Sepuh Keris Junjung Derajat Sepuh dipercaya memiliki tuah untuk mengangkat derajat pemiliknya. Jika di aplikasikan dalam pekerjaan pamor ini diyakini memiliki tuah untuk membantu naik jabatan, membantu karir mencapai kesuksesan, dan meningkatkan kehormatan pemiliknya di mata banyak orang. Maka dari itu banyak orang yang menjadi pelaku usaha maupun orang-orang yang sedang merintis… selengkapnya
Rp 4.500.000Keris Pamor Bendo Segodo Keris Bendo Segodo Atau Bendha Segadha, Apa arti bendha segada sebenarnya? Artinya adalah bendha sebesar gada. Bendha disini bukanlah sama artinya dengan ‘benda’ atau dalam bahasa indonesia berarti ‘barang’, tetapi adalah nama sebuah tanaman atau pohon. Dalam bahasa Sunda tanaman bendha disebut cariu (semacam tumbuhan merambat yang buahnya seperti petai tetapi… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Brojol Sepuh Keris Brojol Sepuh dipercaya memiliki tuah untuk memberikan kemudahan pemiliknya keluar dari segala masalah kehidupan. Pusaka ini menjadi keris yang sangat penting bagi orang jawa, selain menjadi simbol kelahiran, keris ini juga lebih baik menjadi keris pertama. Sunan Kalijaga menyarankan para pengikutnya untuk memiliki 4 keris sapu jagat, dan salah satunya adalah… selengkapnya
Rp 4.500.000Keris Dhapur Karno Tinanding Karna Tanding (Karno Tinanding) adalah suatu babak pertempuran terbesar Baratayudo di Padang Kurusetra. Pertempuran dua senopati pilih tanding yaitu Arjuno dari kesatrian Madukoro sebagai panglima perang Negara Amarta melawan Adipati Basukarno dari Awonggo sebagai panglima perang Negara Astina. Arjuna Arjuno atau janoko lahir dari rahim seorang Ibu bernama Kunti Nalibronto dengan… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Dhapur Jaka Waru Keris Dhapur Jaka Waru merupakan salah satu keris dengan bentuk bilah luk 11. Keris pusaka dengan luk 11 ini secara umum menggambarkan kedinamisan. Semangat pantang menyerah dalam mencapai keinginan atau cita-cita. Keris ini dibuat pada era hamengkubuwono 2, lebih tepatnya pada era Raja Jogja ke-2. Keris ini sangat sepuh jadi jangan… selengkapnya
Rp 6.500.000Keris Dhapur Kebo Teki Keris Kebo Teki Pada zaman dulu Keris Kebo Teki/Mahesa Teki banyak dimiliki oleh golongan terhormat seperti para tuan tanah, para sodagar dan pedagang hasil bumi. Keris Kebo Teki memiliki makna filosofi Kerbau yang sedang menjalani laku teteki atau yang disebut juga dengan laku mati raga (bertapa). Secara spiritual Kebo/Kerbau sering juga… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Jaran Guyang Simbang Raja Sepuh Keris Jaran Guyang Simbang Raja Sepuh ini menampilkan karakter yang kuat sekaligus berkelas melalui dhapur Jaran Guyang dengan luk 7. Dalam filosofi Jawa, Jaran Guyang dimaknai sebagai kuda yang sedang dimandikan, sebuah simbol penyucian diri dan pembersihan energi. Karena itu dhapur ini sering dikaitkan dengan tuah pengasihan, yaitu kemampuan melebur… selengkapnya
Rp 15.700.000Keris Pulanggeni Sepuh Keris Pulanggeni Sepuh dipercaya memiliki tuah untuk membangkitkan keberanian, kewibawaan dan kharisma. Jika membahas tentang pulanggeni salah satu tokoh pahlawan bangsa yaitu Jendral Sudirman selalu menyelipkan keris pulanggeni di pinggangnya, hal ini yang menjadi simbol perjuangan dan keberanian seorang panglima perang adalah keris pulanggeni. Selain itu pamornya juga membawa tuahnya sendiri bagaikan… selengkapnya
Rp 3.500.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.