Keris Dhapur Dholog
Rp 5.000.000| Kode | KAR |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Pusaka Kuno, Keris Pusaka Luk 5, Termahar |
Keris Dhapur Dholog
Keris Dhapur Dholog
Keris Dhapur Dholog merupakan keris dengan bilah luk 5. Keris dhapur dholog memang cukup langka sehingga banyak dicari oleh kolektor tosan aji maupun pecinta benda pusaka. Ukuran panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai gandik lugas, sogokan rangkap, tikel alis dan sraweyan. Ricikan lainnya tidak ada. Keris dholong memiliki bentuk yang luwes dan merbawani sehingga menambah nilai eksotik sebilah keris pusaka.
Filosofi Keris Dhapur Dholog
“Jati nom arane dholog”. Dholog berasal dari bahasa sansekerta yang artinya pohon jati muda. Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini ada masanya. Ada masa dimana perjalanan hidup terasa begitu mudah, tapi ada juga saat Tuhan sengaja memberikan kita berbagai ujian seperti saat musim kemarau datang. Masa dimana segala sesuatu tampak berjalan begitu mudah, tetapi bisa berubah dimana banyak hal tiba-tiba menjadi begitu kering.
Salah satu proses yang selalu dialami oleh pohon jati setiap tahunnya adalah proses menggugurkan daun pada musim kemarau, sebagai salah satu bentuk penyesuaian diri (adaptasi) dengan lingkungan dan kondisi sekitarnya. Ketika musim kemarau datang pohon jati menggugurkan hampir seluruh daunnya. Dan dihadapkan dalam kondisi untuk mengikhlaskan dan membiarkan daun-daun itu jatuh ke bumi. Itulah hikmah yang Tuhan berikan melalui pohon jati.
Meski tanpa daun, pohon jati justru sedang menempa dirinya untuk sanggup bertahan dalam keterbatasan air dan teriknya cuaca serta menjadi salah satu pohon terbaik yang pernah ada. Dia tak akan mati. Ia bahkan sedang ”berpuasa” untuk tidak berkembang secara kasat mata. Ia melewati ujian itu dengan mengugurkan masalah yang ada di daun dan memperbaiki kulitas kayu di batangnya. Proses yang tidak mudah itulah yang menjadikan ia sebagai salah satu pohon terkuat di dunia. Tak lama setelah itu pohon jati kembali bersemi menumbuhkan daun-daun mudanya, dengan batang pohon yang menjadi semakin keras dan besar.
Perubahan bisa saja terjadi, musim kehidupan bisa berganti. Ada waktunya kita harus melewati masa-masa seperti itu. Bukannya Tuhan tidak akan pernah membiarkan kesusahan yang berkepanjangan pada umatnya? Itulah fase yang memang Tuhan izinkan untuk kita lewati. Saat masa penuh dengan cobaan tiba, percayalah bahwa bersama Dia, kita akan tetap sanggup melewatinya. Tuhan ingin menjadikan kita pribadi yang kuat dan tak tergoncangkan.
Semakin tua usia sebuah pohon jati maka kualitas kayu yang dihasilkan pun akan semakin baik. Demikian pula dalam hidup kita, semakin usia kita bertambah maka semakin kaya diri kita akan pengetahuan, bertambah kebijaksanaan dan semakin dewasa dalam menyikapi berbagai persoalan hidup. Dengan kata lain dengan bertambahnya usia diharapkan semua kualitas yang ada dalam diri kita juga semakin naik kelas.
Dalam esensinya, Dholog merupakan dhapur Keris dengan personifikasi dari sebuah kesejatian hidup, kesejatian tujuan, kesungguhan tekad, juga simbolisasi akan pengingat bahwa pemegang pusaka akan senantiasa mencari dan menemukan makna hidup di dunia, dan tidak mudah dipengaruhi dan diombang-ambingkan oleh hal-hal yang tidak baik. Sehingga tidak terlupa akan maksud dan tujuan hidup yang telah digariskan Tuhan Yang Maha Kuasa (Jati-Jatining Wong Urip). Karena makna dari nama “Jati” sendiri artinya adalah “Sejati / Kesejatian”.
Keterangan
- Nama Dhapur : Dholog
- Jenis Pamor : Wos Wutah ( Beras Wutah )
- Tangguh/ Est : Kerajaan Mataram Senopaten ( Panembahan Senopati )
- Bentuk Bilah : Luk 5
- Warangka : Gayaman Yogyakarta, Kayu Timoho
Gambar Keris Dholog
- Keris Dhapur Dholog
Kerajaan Keris
Kerajaan keris hadir untuk menjadi pemersatu pecinta tosan aji dan juga tempat para kolektor dan pecinta tosan aji mencari keris pusaka, tombak pusaka, badik, kujang, dan tosan aji lainya. Kenapa harus kerajaan keris? karena kerajaan keris sudah teruji kemampuan dalam dunia tosan aji selama puluhan tahun juga memiliki junjungan tertinggi yaitu ” kejujuran “. Kerajaan keris hanya menyediakan tosan aji pusaka yang memang cocok untuk dikoleksi karena kualitas menjadi yang utama bagi kami. Harapan kerajaan keris adalah terpeliharanya budaya keris pusaka di tanah Indonesia bahkan dunia mengingat semakin maju zaman banyak generasi yang tidak mengerti tentang budaya keris.
Keris sudah diakui oleh UNESCO pada tahun 2008 sebagai warisan budaya. Keris menjadi warisan budaya Indonesia yang pertama diakui oleh UNESCO. Keris dianggap memiliki kekuatan magis serta memiliki sejarah yang panjang di Indonesia. Keris merupakan senjata tradisional yang memiliki bentuk asimetris. Keris tidak hanya menjadi senjata tetapi sebagai simbol kasta pada zaman dahulu mengingat keris juga memiliki kasta tingkatan dari nilai dhapur, pamor, bahkan kekuatan ghaibnya. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan budaya dunia mengakui pentingnya keris dalam budaya dan sejarah Indonesia.
Hati-Hati Penipuan
Kerajaan keris memiliki eksistensi yang bagus karena bisa disebut menjadi sumber pelestari budaya yang valid dan diakui oleh banyak orang sehingga tidak menutup kemungkinan banyak pihak mengatasnamakan kerajaan keris sebagai sumber mencari keuntungan pribadi. Kerajaan keris hanya memiliki website resmi yaitu KERAJAAN KERIS
Contact person sudah tertera di dalamnya karena segala informasi tentang kerajaan keris yang valid ada di dalam website ini. Informasi resmi tentang kerajaan keris ada di dalam website ini sehingga ketika ada pihak mengatasnamakan kerajaan keris dan tidak ada informasi yang valid dari website ini dipastikan itu adalah kerajaan keris palsu.
Kerajaan keris tidak pernah memiliki niat mencari keuntungan semata melainkan juga ingin mencari saudara dan relasi dari orang-orang yang ikut serta melestarikan budaya keris pusaka. Kerajaan Keris masih meyakini bahwa banyaknya saudara yang terjalin dengan baik dengan rasa peracaya yang penuh dapat mendatangkan rejeki dan keberkahan dari banyak penjuru. Kami tetap mengingatkan hati-hati dalam memilih keris pusaka dan tosan aji lainya karena keris adalah benda bernilai sehingga banyak pihak yang memanfaatkan minimnya ilmu keris yang dimiliki oleh masyarakat.
Tags: Filosofi keris dholog, filosofi keris dholog luk 5, Keris Dhapur Dholog, Keris dholog age, Keris dholog dhapur, keris dholog luk 5
Keris Dhapur Dholog
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 909 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
Keris Pusaka Tundung Musuh Keris Pusaka Tundung Musuh adalah salah satu jenis pusaka dengan kesaktian khusus. Keris pusaka dengan pamor tundung musuh biasanya digunakan sebagai media memenangkan persaingan dalam hal apapun. Keris ini memang dipercaya memiliki tuah dahsyat untuk menundukan lawan, mengusir musuh, serta mengalahkan lawan dalam bidang apapun. Tidak hanya secara fisik melainkan dalam sisi… selengkapnya
Rp 7.777.000Keris Dhapur Tilam Upih Keris Tilam Upih adalah salah satu jenis keris atau pisau tradisional Jawa yang memiliki makna dan nilai budaya khusus. Nama “Tilam Upih” merujuk pada corak dan hulu keris ini, serta memiliki makna simbolis dalam konteks budaya Jawa. Keris Tilam Upih memiliki ciri khas pada hulunya, yang umumnya terbuat dari bahan seperti… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Pusaka Karno Tinanding Asli Keris Pusaka Karno Tinanding Asli sering dicari karena memiliki nilai mahakaya luar biasa. Pusaka karno tinanding pada umumnya adalah milik panglima perang yang gagah berani. Bisa dikatakan bahwa keris pusaka karno tinanding atau karno tanding adalah keris kesatria sejati. Keris ini memiliki daya magis dan kekuatan yang sangat keras sehingga… selengkapnya
Rp 75.000.000Keris Dhapur Jaka Waru Keris Dhapur Jaka Waru merupakan salah satu keris dengan bentuk bilah luk 11. Keris pusaka dengan luk 11 ini secara umum menggambarkan kedinamisan. Semangat pantang menyerah dalam mencapai keinginan atau cita-cita. Keris ini dibuat pada era hamengkubuwono 2, lebih tepatnya pada era Raja Jogja ke-2. Keris ini sangat sepuh jadi jangan… selengkapnya
Rp 6.500.000Keris Pamor Melati Rinonce Sepuh Keris Pamor Melati Rinonce Sepuh yang menghiasi bilahnya tampak lembut dan indah, menyerupai untaian bunga melati yang tersusun rapi. Keindahan pamor ini bukan hanya memanjakan mata, namun juga dipercaya menyimpan tuah pengasihan. Secara turun-temurun, pamor Melati Rinonce diyakini mampu menarik simpati, menebarkan citra baik, serta menghadirkan aura yang menyenangkan bagi siapa… selengkapnya
Rp 5.100.000Keris Dhapur Marak Keris Dhapur Marak jika dilihat dari fisiknya, bilanya berukuran sedang dan gandiknya polos juga memakai satu sogokan dibagian depan dan terdpat greneng lengkap tanpa ada ricikan lainya. Marak dari kata Jawa yang berarti ‘datang menghadap’. Istilah marak bisa berarti datang menghadap kepada seorang raja, pemimpin, orang yang pangkatnya lebih tinggi atau kepada… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Kebo Lajer Alam selalu mengajarkan kearifan. Itu sebabnya para Pujangga, orang-orang Bijak sampai ke para Empu kerap melekatkan simbol-simbol alam itu di dalam berbagai karya mereka. Kebo (Kerbau) adalah hewan yang dihormati di tanah jawa, karena kerbau sebagai lambang pondasi negara agraris (pertanian). Kerbau juga disimbolkan sebagai tokoh pengajaran moral dan budi pekerti dalam… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Dhapur Sinom Ricikan Keris Dhapur Sinom: Sekar Kacang, Lambe Gajah, Sogokan, Tikel Alis, Sraweyan, Ron Da Kalih. Keris dengan Sinom cukup populer. Di tengah bilah sering ada juga ada. Ricikan umum lainnya dari dapur ini adalah kembang kacang, sogokan rangkap, pejetan, ri pandan dan yang sudah disebutkan di atas. Filosofi Keris Dhapur Sinom Jika… selengkapnya
Mahar Hubungi AdminKeris Pamor Udan Mas Sepuh Keris Pamor Udan Mas Sepuh dipercaya memiliki tuah kerejekian tertinggi, dan menurut kami pamor udan mas sudah masuk pada tingkatan keris dengan tuah kekayaan. Sebagian orang menyebut pamor keris ini sebagai ibu dari keris pamor rejeki, karena keris udan mas memiliki strata yang berbeda dan lebih tinggi dari pamor keris… selengkapnya
Rp 5.000.000Keris Dhapur Mahesa Nempuh Keris Mahesa Nempuh menurut buku Dhapur yang disalin dari Buku Gambar 164 keris dan 52 tombak Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Susuhunan Pakubuwana X mempunyai ricikan ; luk tiga, gandik lugas, sogokan, tikel alis, sraweyan, greneng. Filosofi Keris Mahesa Nempuh Mahesa = kerbau jantan. Kerbau dalam masyarakat jawa tampaknya mempunyai kedudukan kasta… selengkapnya
Mahar Hubungi Admin






Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.